Sharing Knowledge BPJS Ketenagakerjaan

Jakarata – Bertempat di Arion Swiss Bell Hotel pada Kamis (20/04) BAPERTARUM-PNS mengundang BPJS Ketenagakerjaan untuk  Sharing Knowledge tentang transformasi yang telah mereka lakukan. Hal ini dalam rangka persiapan pemberlakuan UU Tapera yang akan dijalankan oleh Badan Pengelola (BP) Tapera  paling lambat Maret 2018.

Acara  dibuka oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti.  Pada sambutanya, Lana menuturkan perlu adanya langkah-langkah yang harus diambil untuk mempersiapkan mandat undang-undang nomor 4 tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat.

“Dengan adanya UU Tapera, permasalahan kelembagaan dan struktur organisasi, SDM dan umum, sistem teknologi informasi, serta sistem pengelolaan dana dan akuntansi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan” tuturnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan  paparan dari BPJS Ketenagakerjaan yang berbagi pengalaman selama melakukan transformasi dari PT. Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2014 lalu,  sesuai undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.  Banyak hal yang dapat dijadikan acuan dalam bertransformasi. Meskipun tentunya berbeda kasus dalam hal BAPERTARUM-PNS masuk ke BP Tapera.

Dengan  Sharing knowledge ini diharapkan pihak dari Ditjen Pembiayaan Perumahan dan BAPERTARUM-PNS dapat memanfaatkan kesempatan untuk  sebanyak mungkin menggali informasi, sehingga hasil dari kegiatan ini dapat memperkaya wawasan dalam menyambut berlakunya UU Tapera ini.