Sosialisasi BAPERTARUM-PNS di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

Jakarta - Memiliki rumah merupakan dambaan  masyarakat tak terkecuali Pegawai Negeri Sipil. Menyadari hal tersebut, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mengadakan Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP dan Pemanfaatan Layanan BAPERTARUM-PNS, yang dilaksanakan pada Kamis (26/10) bertempat di Ruang Auditorium Lantai 2.

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Agus Muharram. Pada sambutannya, Agus menyampaikan pentingnya rumah bagi kita agar rumah menjadi perhatian utama, saat ini pemerintah mempunyai program sangat menarik dan bagi yang PNS ditambah lagi bantuan dari BAPERTARUM-PNS. Agar kehadiran BAPERTARUM-PNS dan PPDPP dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Pada paparan mengenai Layanan BAPERTARUM-PNS disampaikan oleh Sekretaris Pelaksana, Linda Herawati. Linda menyampaikan beberapa hal mengenai informasi tabungan perumahan PNS, dimana PNS bisa mendapatkan bantuan secara cuma-cuma sampai dengan Rp 5,8 juta dengan ketentuan PNS memiliki masa kerja minimal 5 tahun dan belum memiliki rumah. Pada kesempatan ini, Linda juga menyampaikan BAPERTARUM-PNS yang akan bertransformasi menjadi TAPERA, dimana nantinya TAPERA tidak hanya melayani PNS akan tetapi seluruh pekerja di Indonesia.

Sedangkan materi mengenai KPR Sejahtera FLPP disampaikan oleh Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), DT. Saraswati. Dalam paparannya, Saraswati menyampaikan KPR Sejahtera FLPP hadir untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam pemilikan rumah yang layak huni dengan syarat dan ketentuan yg berlaku.

Pada kesempatan tersebut, BAPERTARUM-PNS,PPDPP, beberapa bank dan pengembang membuka booth untuk melayani langsung pegawai yang akan membeli rumah.

Dari kegiatan ini diharapkan adanya sinergi untuk bersama-sama mewujudkan Program Sejuta Rumah. serta pegawai yang belum memiliki rumah bisa segera membeli rumah dengan menggunakan fasilitas subsidi dari pemerintah dan juga layanan bantuan BAPERTARUM-PNS.