-
Januari
- Jalin Sinergi Akhir Tahun dengan Pemangku Kepentingan
- Bapertarum targetkan layani 25.000 PNS
- Sewindu, Bapertarum Hanya Bantu 986.059 PNS
- Bapertarum Bantu Uang Muka Perumahan bagi 986.059 PNS
- Menpera Tinjau Kantor Bapertarum-PNS
- Bapertarum-PNS Salurkan Uang Muka 986.059 PNS
- Bapertarum Layani 986.059 PNS
- Awal tahun momen bergeraknya BUM dan BM 15 juta
- 7 Bank Daerah Minat Jadi Bank Pelaksana Taperum
- Februari
- Maret
- April
- Mei
- Juni
- Juli
- Agustus
- September
- Oktober
- November
-
Desember
- Bapertarum Siapkan Subsidi Uang Muka Rp15 Juta
- BAPERTARUM-PNS Bantu Uang Muka Rumah PNS
- REI siap memberikan informasi Bapertarum-PNS kepada PNS
- Pemkab Beri Kemudahan Perizinan Perumahan PNS
- BANTUAN RUMAH : Bapertarum PNS Tambah Bantuan Uang Muka Rumah
- Bapertarum Bantu Rp 15 Juta Untuk Uang Muka Rumah PNS
- Bapertarum Subsidi Rp15 Juta bagi PNS Salatiga
- Bapertarum PNS Tambah Bantuan Uang Muka
- REI Gandeng Bapertarum PNS
Sabu Raijua Dapat Rumah Murah
Waktu tayang: 2012-02-24 08:52:34, Telah dilihat: 770 kali
JAKARTA - Pegawai negeri sipil (PNS) dan masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal mendapat rumah murah. Pasalnya, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengadakan kerja sama dengan pemerintah Kabupaten tersebut.
Hal tersebut diutarakan Deputi Bidang Pengembangan Kawasan, Hazaddin Tande Sitepu. Dia menyatakan, kerja sama tersebut diharapkan bisa meningkatkan peran aktif pemerintah dalam penyediaan rumah.
"Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, tidak hanya meningkatkan peran pemerintah dalam pengadaan rumah, tetapi juga agar pembangunan perumahan dapat tercapai," ujar Hazaddin, seperti yang dilansir dari laman Kemenpera, Selasa (21/2/2012).
Dia menjelaskan, dasar dari penyelenggaraan kerja sama ini merupakan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No 38 tahun 2007 pasal dua ayat empat.
"Dengan kerja sama ini, tidak hanya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tempat tinggal atau hunian bagi PNS dan MBR, tetapi juga dalam pengadaan penyediaan fasilitas umum yang didukung oleh fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP)," jelasnya.
Hazaddin menambahkan, melalui bantuan itu, nantinya bisa membantu PNS dalam pemilikan rumah layak melalui pembiayaan dari dana tabungan PNS.
Sementara itu, Bupati Sabu Raijua Mathen Luther Dira Tome mengatakan, melaui kerja sama ini dia berharap masalah penyediaan di kabupatennya bisa segera diselesaikan,
"Kabupaten Sabu Raijua merupakan daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Kupang pada 2008, dan pengadaan rumah untuk penduduk miskin masih tertinggal," ungkap Marthen.
(rhs). (Sumber : Okezone.com 21 Februari 2012)